Viral Video Full Guru Pekalongan Tanpa VPN
viral guru pekalongan
Video Viral Guru dan Kepsek Pekalongan: Rekaman CCTV di Ruang Sekolah Langkap Kedungwuni, Keduanya Sudah Disanksi
Video pendek berdurasi sekitar 21 detik yang memperlihatkan dugaan aksi tidak senonoh antara seorang kepala sekolah (kepsek) dan guru SD di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, sempat heboh di media sosial. Rekaman yang diunggah salah satunya lewat akun Facebook Pekalongan Berita itu disebut berasal dari CCTV di lingkungan sekolah di Desa Langkap, Kecamatan Kedungwuni.
Apa yang Terekam dan Kronologinya
Menurut konfirmasi resmi, kejadian yang terekam terjadi pada awal Agustus 2026. Dalam cuplikan yang beredar, terlihat dua orang (pria dan wanita berjilbab) di sebuah ruangan yang diduga kantor atau ruang sekolah. Posisi mereka disebut woman-on-top di atas kursi.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan, Kholid, membenarkan identitas keduanya. “Keduanya memang kepala sekolah dan guru. Informasinya itu awal Agustus,” kata Kholid. Keduanya merupakan ASN dan sama-sama sudah berumah tangga. Isu kedekatan keduanya sudah sempat beredar di lingkungan sekolah, sehingga rekan kerja berinisiatif memasang kamera pengawas (bukan aset resmi sekolah) untuk memastikan.
Hubungan terlarang tersebut disebut berlangsung sekitar enam bulan sebelum terekam. Laporan resmi baru diterima dinas pada awal Agustus 2026, lalu langsung ditindaklanjuti.
Sanksi yang Dijatuhkan
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan bertindak cepat setelah memastikan kebenaran rekaman:
Kepala sekolah dicopot dari jabatannya dan “dikandangkan” (ditempatkan non-job) di kantor dinas.
Guru perempuan dipindahkan ke sekolah lain yang lokasinya jauh.
Sanksi lanjutan masih menunggu disposisi dari Plt Bupati Pekalongan. Kemungkinan mencakup penurunan pangkat atau sanksi disiplin lainnya sesuai aturan kepegawaian ASN.
Mengapa Kasus Ini Viral dan Jadi Perhatian Publik
Kasus ini cepat menyebar karena melibatkan tenaga pendidik di lingkungan sekolah dasar, tempat anak-anak belajar. Banyak netizen menuntut sanksi lebih berat, termasuk pemecatan, dengan alasan etika dan keteladanan guru. Video asli (bukan rekayasa) menjadi bukti kuat yang memicu diskusi soal pengawasan di sekolah dan profesionalisme ASN.
Pihak dinas menegaskan tindakan sudah diambil untuk menjaga nama baik institusi pendidikan. Tidak ada konfirmasi nama lengkap kedua pihak yang dipublikasikan secara resmi demi menjaga privasi, sesuai praktik pemberitaan yang bertanggung jawab.
Fakta Singkat yang Perlu Diketahui
Lokasi: SD di Desa Langkap, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan.
Durasi video: sekitar 21 detik.
Status: keduanya ASN, sudah berkeluarga.
Tindakan: kepsek dicopot + dikandangkan di dinas; guru dipindah jauh.
Sumber konfirmasi: Kepala Disdikbud Kab. Pekalongan Kholid (pernyataan 4–5 September 2026).
Berita ini disusun berdasarkan pernyataan resmi dinas dan laporan media terpercaya. Informasi terus berkembang, terutama soal sanksi final. Masyarakat diimbau tidak menyebarluaskan video yang mengandung konten tidak senonoh demi menghindari pelanggaran hukum dan etika.