Jakarta Sukses
Terkini
Nasional

Mahfud MD Respons Video Viral Budi Arie: Ini Strategi Politik

Oleh Redaksi · 03 September 2026, 01:04 WIB
Bagikan:
Mahfud MD Respons Video Viral Budi Arie: Ini Strategi Politik

Foto Mahfud MD

Advertisement

Vid30s, Jakarta - Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD memberikan analisis tajam terkait video viral Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi.

 

 Dalam rekaman tersebut, Budi Arie menyinggung kemungkinan percepatan pemilu atau perubahan dinamika politik sebelum 2029.


Mahfud menduga polemik ini bukan sekadar pernyataan spontan, melainkan bagian dari permainan politik yang lebih besar. 

 

Bahkan, ia menilai isu tersebut sengaja dimunculkan sebagai strategi dari lingkaran eks Presiden Joko Widodo (Jokowi).

 


“Ini satu bagian dari permainan politik yang canggih menurut saya. Kalau harus dikatakan, ini memang sengaja oleh timnya Pak Jokowi,” ujar Mahfud, dikutip Rabu (2/9/2026).

 


Mengapa Nama Jokowi Kembali Menguat?
Menurut Mahfud, dampak langsung setelah video Budi Arie beredar adalah meningkatnya kembali perhatian publik terhadap Jokowi. Nama mantan presiden itu kembali menjadi bahan perbincangan luas di ruang publik dan media.


Dari sisi politik, kondisi ini memberikan keuntungan berupa naiknya kembali relevansi Jokowi di tengah dinamika nasional. 

 

Sebuah pernyataan yang terlihat sederhana mampu menghasilkan efek berlapis: menciptakan kontroversi, membentuk agenda publik, dan menjaga nama tertentu tetap hidup di benak masyarakat.
“Bagus, permainan politik yang bagus… Kalau analisis lurus-lurus saja, terkecoh aja (kita),” tegas Mahfud.


Ia mengingatkan publik agar tidak mudah terkecoh dengan membaca rangkaian peristiwa secara lurus tanpa melihat kemungkinan strategi di baliknya.


Apa yang Dikatakan Budi Arie di Video Viral?
Sebelumnya, video Budi Arie viral di media sosial. 

 

Dalam rekaman itu, Ketum Projo yang dekat dengan Jokowi mengaku memiliki insting bahwa pemilu bisa berlangsung lebih cepat dari jadwal 2029.

 


“Saya ingin sampaikan, tadi saya udah bisik ke Pak Jokowi, ‘Pak, kok insting saya ini lebih cepat dari 2029?’. Apakah kita mau? Belum tentu kita mau. Kita masih ngomong ke Pemilu 2029. Kalau terjadi percepatan gimana? Kita siap, enggak?” ujar Budi Arie.

 


Ia juga mengaitkan kemungkinan tersebut dengan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat, serta membandingkannya dengan situasi menjelang perubahan besar pada akhir Orde Baru.

 


“Ini terjadi yang namanya kalau menurut pendapat saya terjadi yang namanya patahan sejarah, bagaimana tahun ’97 itu tiba-tiba pemilu berikutnya ’99. Dan potensi ini bukan tak ada, sangat besar dengan keresahan masyarakat dan kondisi ekonomi,” tegasnya.

 


Klarifikasi Budi Arie
Usai video viral dan menuai kritik, Budi Arie telah meminta maaf. Ia menegaskan bahwa pernyataan tersebut merupakan analisis pribadi, bukan sikap resmi Projo maupun terkait dengan Jokowi.

 


Analisis Mahfud: Antara Hukum dan Politik
Mahfud membedakan dua sudut pandang. Dari sisi hukum, pernyataan Budi Arie tidak mengandung unsur pelanggaran. Melontarkan wacana atau analisis politik merupakan hak berbicara yang lumrah di alam demokrasi.

 


Namun dari sisi politik, ia melihat efek yang ditimbulkan jauh lebih strategis: nama Jokowi kembali beredar luas dan menjadi bagian dari isu nasional.

 

(RED/dev)

↑