IHSG ANJLOK 1,53% SEPEKAN! The Fed Naikkan Suku Bunga, Asing Kabur Rp1,79 T — Investor Indonesia Siap-Siap?
“The Fed ‘Gila’ Naikkan Bunga, IHSG Langsung Merah Parah! Net Sell Asing Rp1,79 Triliun dalam Sehari”)
Vid30s , Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup pekan 14–18 September 2026 dengan pelemahan tajam 1,53% ke level 6.441,16.
Penyebab utamanya? Sinyal hawkish dari The Federal Reserve (The Fed). Bank sentral Amerika Serikat resmi menaikkan suku bunga acuan 25 basis poin menjadi kisaran 3,75%–4,00%. Lebih parah lagi, The Fed merevisi proyeksi suku bunga akhir 2026 menjadi 4,00%–4,25%, artinya masih ada peluang kenaikan lagi sebelum tahun berakhir.
Dampak langsung ke pasar Indonesia:
- Kapitalisasi pasar BEI turun 1,58% menjadi Rp11.266 triliun
- Rata-rata nilai transaksi harian turun 6,95%
- Volume transaksi harian anjlok 20,71%
- Investor asing mencatatkan net sell Rp1,79 triliun hanya pada hari Jumat (18/9)
Analis Stockbit Sekuritas menilai reaksi pasar relatif terbatas karena kenaikan suku bunga sudah “priced-in”. Namun, mereka mengingatkan Bank Indonesia (BI) berpotensi ikut menaikkan BI Rate, bergantung pada stabilitas rupiah.
Apa arti ini buat investor ritel? Bursa global tertekan, uang asing keluar, dan suku bunga tinggi biasanya menekan valuasi saham, terutama sektor growth dan properti.
Pekan depan jadi krusial. Apakah IHSG bisa rebound atau justru lanjut koreksi?
(Red/Videy)