Jakarta Sukses
Terkini
Nasional

Harga Beras Naik di Akhir Pekan, Semua Kualitas Alami Kenaikan

Oleh Redaksi ยท 20 September 2026, 14:29 WIB
Bagikan:
Harga Beras Naik di Akhir Pekan, Semua Kualitas Alami Kenaikan

Data PIHPS per 18 September 2026 menunjukkan kenaikan di seluruh segmen beras

Advertisement

Vid30s, Jakarta โ€” Harga beras di pasar tradisional kembali mengalami kenaikan pada akhir pekan ini. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional per Jumat (18/9/2026), seluruh kualitas beras tercatat naik, mulai dari kualitas bawah hingga super.

Kenaikan ini menjadi perhatian karena beras merupakan komoditas pangan pokok yang sangat memengaruhi daya beli masyarakat. Meski kenaikan yang terjadi masih dalam kisaran ringan, tren kenaikan di hampir semua kualitas beras menunjukkan adanya tekanan di sisi pasokan maupun distribusi.

Rincian Kenaikan Harga Beras

Berikut pergerakan harga beras di pasar tradisional berdasarkan data PIHPS:

  • Beras kualitas bawah I naik Rp100 atau 0,68 persen menjadi Rp14.900 per kilogram.
  • Beras kualitas medium I naik Rp50 atau 0,3 persen menjadi Rp16.650 per kilogram.
  • Beras kualitas medium II naik 0,31 persen menjadi Rp16.400 per kilogram.
  • Beras kualitas super I naik 0,56 persen menjadi Rp17.950 per kilogram.
  • Beras kualitas super II naik 0,29 persen menjadi Rp17.350 per kilogram.

Dari data tersebut, kenaikan tertinggi secara nominal terjadi pada beras kualitas bawah I, sementara secara persentase, beras kualitas bawah I dan super I menjadi yang paling menonjol.

Konteks Harga Pangan Lainnya

Selain beras, beberapa komoditas pangan lain juga mengalami pergerakan harga. Harga daging sapi kualitas 1 naik Rp950 atau 0,62 persen menjadi Rp153.050 per kilogram, sedangkan daging sapi kualitas 2 juga naik Rp950 menjadi Rp143.750 per kilogram.

Harga telur ayam ras segar ikut naik Rp200 menjadi Rp30.050 per kilogram. Sebaliknya, harga daging ayam ras segar justru turun Rp100 menjadi Rp42.350 per kilogram.

Di kelompok bumbu dapur, harga bawang merah ukuran sedang turun Rp450 atau 1,19 persen menjadi Rp37.250 per kilogram. Sementara bawang putih ukuran sedang naik tipis Rp100 menjadi Rp39.400 per kilogram.

Harga cabai justru mengalami kenaikan cukup signifikan. Cabai merah besar naik 6,23 persen menjadi Rp58.000 per kilogram, cabai merah keriting naik 9,42 persen menjadi Rp69.100 per kilogram, cabai rawit hijau naik 4,81 persen menjadi Rp67.600 per kilogram, dan cabai rawit merah naik 6,78 persen menjadi Rp96.100 per kilogram.

Dampak bagi Masyarakat

Kenaikan harga beras, meski masih relatif terbatas, tetap berpotensi menambah beban pengeluaran rumah tangga, terutama bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah. Beras menyumbang porsi besar dalam struktur pengeluaran pangan harian.

Para pedagang di pasar tradisional mengaku masih menunggu kepastian pasokan dari distributor. Sementara itu, konsumen diharapkan tetap bijak dalam berbelanja dan memanfaatkan program stabilisasi harga yang dijalankan pemerintah melalui Bulog.

Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan dan Badan Pangan Nasional terus memantau pergerakan harga pangan strategis. Langkah-langkah seperti operasi pasar dan penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) diharapkan mampu menahan laju kenaikan lebih lanjut.

Hingga saat ini, stok beras nasional masih dinyatakan aman. Namun, fluktuasi harga di tingkat pasar tradisional tetap menjadi indikator yang perlu terus diawasi, terutama menjelang pergantian musim dan periode permintaan tinggi.

Sumber data: Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional per 18 September 2026.

โ†‘