Jakarta Sukses
Terkini
Nasional

🔥 GEGER! Mahasiswa UMRI Ngaku Susah Dapat Pupuk, Mentan Amran Langsung “Copot di Tempat” Ancaman Keras + Kirim Pupuk Segera!

Oleh Redaksi · 21 September 2026, 09:20 WIB
Bagikan:
🔥 GEGER! Mahasiswa UMRI Ngaku Susah Dapat Pupuk, Mentan Amran Langsung “Copot di Tempat” Ancaman Keras + Kirim Pupuk Segera!

Ternyata keluhan spontan itu langsung ditanggapi blak-blakan oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Advertisement

Vid30s, Pekanbaru – Bukan main-main! Seorang mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) hampir menangis mengeluh susah cari pupuk untuk tanam sayur di Kabupaten Kampar. Ternyata keluhan spontan itu langsung ditanggapi blak-blakan oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Kejadian terjadi Kamis (17/9/2026) usai Mentan Amran memberikan kuliah umum di kampus UMRI. Saat hendak pulang, seorang mahasiswa mendekat dan bilang:

“Sayur lagi gantung itu, Pak, susahnya mencari pupuk, Pak…”

Mentan Amran langsung berhenti. Ia bertanya lokasi, lalu dengan tegas menjawab:

“Insyaallah pasti dikirim pupuk.”

Tak hanya janji, Mentan Amran langsung minta nomor HP mahasiswa tersebut dan memerintahkan jajarannya mengurus pupuk secepatnya. Bahkan ia sempat bertanya:

“Kamu nanti jadi petani, ya?”
“Siap,” jawab mahasiswa itu mantap.

Mentan Amran pun memotivasi:

“Tapi petani yang berdasi kayak kalian sekarang. Bosnya petani.”

Yang bikin heboh, Mentan Amran tak segan mengeluarkan ancaman keras:

“Yang kemarin jual mahal pupuk, kemudian tidak diberikan pupuk, manajernya ugal-ugalan, saya beri hadiah copot di tempat!”

Pernyataan ini langsung viral di kalangan mahasiswa dan petani muda. Banyak yang mengapresiasi gaya kepemimpinan Mentan Amran yang “langsung turun tangan” tanpa birokrasi berbelit.

Kenapa Berita Ini Berpotensi Viral Besar?

  • Isu pupuk selalu sensitif dan menyentuh jutaan petani + generasi muda.
  • Aksi “gercep” pejabat tinggi + ancaman “copot di tempat” sangat mudah di-share.
  • Angka-angka emosional: mahasiswa, sayur gantung, banjir di Kampar, regenerasi petani.
  • Cocok untuk konten video pendek, meme, dan komentar panas di media sosial.

Mentan Amran menegaskan pemerintah harus jadi pelayan rakyat, termasuk mahasiswa yang berani terjun ke pertanian. “Jiwa ragaku untuk rakyat Indonesia, untuk mahasiswa Indonesia,” tegasnya.

Apakah gaya kepemimpinan seperti ini yang sedang ditunggu petani Indonesia? Atau justru masih banyak yang belum merasakan dampaknya di lapangan?

Share berita ini jika kamu setuju Mentan harus lebih sering “turun gunung” seperti ini!
(Red/Ard)

↑