Jakarta Sukses
Terkini
Daerah

Ceria Anak-anak Bogor Kembali Belajar Tatap Muka, Dedie Rachim Sambut di Gerbang Sekolah

Oleh Redaksi · 09 September 2026, 10:15 WIB
Bagikan:
Ceria Anak-anak Bogor Kembali Belajar Tatap Muka, Dedie Rachim Sambut di Gerbang Sekolah

Kini, setelah indikator kualitas udara membaik, pembelajaran tatap muka kembali dibuka

Advertisement

Vid30s, Kota Bogor - Sejak pagi buta, sebelum pukul 06.30 WIB, Rabu (9/9/2026), Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim sudah berada di halaman SDN Duta Pakuan. Didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Hery Karnadi, ia menyambut langsung anak-anak yang datang dengan wajah cerah dan semangat tinggi. Suasana sekolah terasa berbeda—penuh tawa dan antusiasme yang sudah lama dinantikan.

Dua hari sebelumnya, Pemerintah Kota Bogor memutuskan pembelajaran jarak jauh. Keputusan itu diambil semata-mata demi menjaga kesehatan, keselamatan, dan kenyamanan anak-anak menyusul dampak erupsi Gunung Anak Krakatau yang memengaruhi kualitas udara di wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat, termasuk Kota Bogor. “Faktor kesehatan dan kenyamanan anak menjadi prioritas utama,” ujar Dedie Rachim.

Kini, setelah indikator kualitas udara membaik, pembelajaran tatap muka kembali dibuka. Data dari stasiun pemantauan kualitas udara Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor yang terhubung dengan sistem ISPU Kementerian Lingkungan Hidup menunjukkan kondisi yang lebih baik dibanding hari-hari sebelumnya. Sejak pukul 06.00 WIB, kadar PM 2,5 tercatat 19,6 µg/m³ (baik), kemudian 20,1 µg/m³ pada pukul 07.00 WIB, dan rata-rata 24 jam berada di angka 36,72 µg/m³ yang masih dalam kategori baik hingga sedang—tingkat yang dapat diterima bagi kesehatan.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan telah mengimbau seluruh sekolah untuk memastikan kebersihan lingkungan serta penerapan protokol kesehatan. Dedie Rachim sendiri turun langsung meninjau kesiapan SDN Duta Pakuan. “Saya sudah memastikan sekolah siap dan bersih. Yang tidak kalah penting, kita tetap menerapkan protokol kesehatan jika sewaktu-waktu ada kondisi yang memerlukan kewaspadaan,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar intensitas kegiatan di luar ruangan dikurangi untuk sementara, sambil tetap menjaga semangat belajar anak-anak. “Boleh belajar tatap muka, tapi kita jaga dengan bijak. SDN Duta Pakuan ini sudah siap,” tambahnya.

Anak-anak yang datang pagi itu terlihat riang. Mereka saling menyapa, tertawa, dan segera memasuki ruang kelas dengan antusias. Kehadiran Wali Kota di pagi hari seolah menjadi penanda bahwa kota ini benar-benar menempatkan kebaikan dan kenyamanan generasi muda di barisan terdepan.

Dengan kesiapan sekolah, pemantauan kualitas udara yang terus berlangsung, serta perhatian penuh dari pemerintah kota, pembelajaran tatap muka di Bogor kembali berjalan dalam suasana yang lebih tenang dan menyenangkan.

↑